Alquran-indonesia.com


m.berita8.com


 
surah / surat : Yunus Ayat : 1
الٓر
Alif Lam Ra
تِلْكَ
ini
ءَايَٰتُ
ayat-ayat
ٱلْكِتَٰبِ
Kitab
ٱلْحَكِيمِ
hikmah

الٓر‌ تِلۡكَ اٰيٰتُ الۡكِتٰبِ الۡحَكِيۡمِ‏ ﴿۱﴾  

alif-laam-raa tilka aayaatu alkitaabi alhakiimi

1. Alif laam raa [668]. Inilah ayat-ayat Al-Qur'an yang mengandung hikmah.

[668] Lihat not. 10.
 
 
surah / surat : Yunus Ayat : 2
أَكَانَ
adakah/patutkah
لِلنَّاسِ
bagi manusia
عَجَبًا
keheranan
أَنْ
bahwa
أَوْحَيْنَآ
Kami mewahyukan
إِلَىٰ
kepada
رَجُلٍ
seorang laki-laki
مِّنْهُمْ
diantara mereka
أَنْ
agar
أَنذِرِ
ia memberi peringatan
ٱلنَّاسَ
manusia
وَبَشِّرِ
dan gembirakanlah
ٱلَّذِينَ
orang-orang yang
ءَامَنُوٓا۟
beriman
أَنَّ
bahwasanya
لَهُمْ
bagi mereka
قَدَمَ
kedudukan
صِدْقٍ
kebenaran
عِندَ
disisi
رَبِّهِمْ
Tuhan mereka
قَالَ
berkata
ٱلْكَٰفِرُونَ
orang-orang kafir
إِنَّ
sesungguhnya
هَٰذَا
ini
لَسَٰحِرٌ
sungguh tukang sihir
مُّبِينٌ
nyata

اَكَانَ لِلنَّاسِ عَجَبًا اَنۡ اَوۡحَيۡنَاۤ اِلٰى رَجُلٍ مِّنۡهُمۡ اَنۡ اَنۡذِرِ النَّاسَ وَبَشِّرِ الَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡۤا اَنَّ لَهُمۡ قَدَمَ صِدۡقٍ عِنۡدَ رَبِّهِمۡؔ‌ؕ قَالَ الۡكٰفِرُوۡنَ اِنَّ هٰذَا لَسٰحِرٌ مُّبِيۡنٌ‏ ﴿۲﴾  

akaana lilnnaasi 'ajaban an awhaynaa ilaa rajulin minhum an andziri alnnaasa wabasysyiri alladziina aamanuu anna lahum qadama shidqin 'inda rabbihim qaala alkaafiruuna inna haadzaa lasaahirun mubiinun

2. Patutkah menjadi keheranan bagi manusia bahwa Kami mewahyukan kepada seorang laki-laki di antara mereka: "Berilah peringatan kepada manusia dan gembirakanlah orang-orang beriman bahwa mereka mempunyai kedudukan yang tinggi di sisi Tuhan mereka". Orang-orang kafir berkata: "Sesungguhnya orang ini (Muhammad) benar-benar adalah tukang sihir yang nyata".
 
SEBAB TURUNNYA AYAT: Sehubungan dengan ayat di atas Imam Bukhari di dalam kitab sahihnya meriwayatkan sebuah hadis melalui Ibnu Abbas r.a. yang menceritakan, bahwa ada orang-orang yang merasa malu untuk menunaikan hajat besar karena kemaluan mereka dapat dilihat dari langit, dan pula mereka merasa malu untuk berjimak dengan istri-istri mereka karena kemaluan mereka dapat dilihat dari langit. Kemudian turunlah firman Allah di atas tadi mengenai perihal mereka. Akan tetapi Imam Ibnu Jarir dan lain-lainnya mengetengahkan hadis melalui Abdullah bin Syaddad yang menceritakan, bahwa jika salah seorang di antara orang-orang munafik melihat Nabi saw. ia memalingkan dadanya supaya Nabi saw. tidak melihatnya. Kemudian turunlah ayat ini.
 
 
surah / surat : Yunus Ayat : 3
إِنَّ
sesungguhnya
رَبَّكُمُ
Tuhanmu
ٱللَّهُ
Allah
ٱلَّذِى
yang
خَلَقَ
telah menciptakan
ٱلسَّمَٰوَٰتِ
langit
وَٱلْأَرْضَ
dan bumi
فِى
dalam
سِتَّةِ
enam
أَيَّامٍ
hari/masa
ثُمَّ
kemudian
ٱسْتَوَىٰ
Dia bersemayam
عَلَى
diatas
ٱلْعَرْشِ
'Arasy
يُدَبِّرُ
Dia mengatur
ٱلْأَمْرَ
segala urusan
مَا
tidak
مِن
dari
شَفِيعٍ
seorang pemberi syafaat
إِلَّا
kecuali
مِنۢ
dari
بَعْدِ
sesudah
إِذْنِهِۦ
izinNya
ذَٰلِكُمُ
demikian
ٱللَّهُ
Allah
رَبُّكُمْ
Tuhanmu
فَٱعْبُدُوهُ
maka sembahlah Dia
أَفَلَا
maka apakah tidak
تَذَكَّرُونَ
kamu mengambil pelajaran

اِنَّ رَبَّكُمُ اللّٰهُ الَّذِىۡ خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالۡاَرۡضَ فِىۡ سِتَّةِ اَيَّامٍ ثُمَّ اسۡتَوٰى عَلَى الۡعَرۡشِ‌ يُدَبِّرُ الۡاَمۡرَ‌ؕ مَا مِنۡ شَفِيۡعٍ اِلَّا مِنۡۢ بَعۡدِ اِذۡنِهٖ‌ ؕ ذٰ لِكُمُ اللّٰهُ رَبُّكُمۡ فَاعۡبُدُوۡهُ‌ ؕ اَفَلَا تَذَكَّرُوۡنَ‏ ﴿۳﴾  

inna rabbakumu allaahu alladzii khalaqa alssamaawaati waal-ardha fii sittati ayyaamin tsumma istawaa 'alaa al'arsyi yudabbiru al-amra maa min syafii'in illaa min ba'di idznihi dzaalikumu allaahu rabbukum fau'buduuhu afalaa tadzakkaruuna

3. Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah Yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas 'Arsy untuk mengatur segala urusan. Tiada seorangpun yang akan memberi syafa'at kecuali sesudah ada izin-Nya. (Dzat) yang demikian itulah Allah, Tuhan kamu, maka sembahlah Dia. Maka apakah kamu tidak mengambil pelajaran?
 
 
surah / surat : Yunus Ayat : 4
إِلَيْهِ
kepadaNya
مَرْجِعُكُمْ
tempat kembalimu
جَمِيعًا
semuanya
وَعْدَ
janji
ٱللَّهِ
Allah
حَقًّا
benar
إِنَّهُۥ
sesungguhnya Dia
يَبْدَؤُا۟
Dia memulai menciptakan
ٱلْخَلْقَ
makhluk
ثُمَّ
kemudian
يُعِيدُهُۥ
Dia mengembalikannya
لِيَجْزِىَ
karena Dia hendak memberi balasan
ٱلَّذِينَ
orang-orang yang
ءَامَنُوا۟
beriman
وَعَمِلُوا۟
dan mereka beramal
ٱلصَّٰلِحَٰتِ
kebajikan/saleh
بِٱلْقِسْطِ
dengan adil
وَٱلَّذِينَ
dan orang-orang yang
كَفَرُوا۟
(mereka) kafir
لَهُمْ
bagi mereka
شَرَابٌ
minuman
مِّنْ
dari
حَمِيمٍ
air yang sangat panas
وَعَذَابٌ
dan azab
أَلِيمٌۢ
pedih
بِمَا
dengan apa/disebabkan
كَانُوا۟
adalah mereka
يَكْفُرُونَ
mereka kafir

اِلَيۡهِ مَرۡجِعُكُمۡ جَمِيۡعًا ‌ؕ وَعۡدَ اللّٰهِ حَقًّا‌ ؕ اِنَّهٗ يَـبۡدَؤُا الۡخَـلۡقَ ثُمَّ يُعِيۡدُهٗ لِيَجۡزِىَ الَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ بِالۡقِسۡطِ‌ؕ وَالَّذِيۡنَ كَفَرُوۡا لَهُمۡ شَرَابٌ مِّنۡ حَمِيۡمٍ وَّعَذَابٌ اَلِيۡمٌۢ بِمَا كَانُوۡا يَكۡفُرُوۡنَ‏ ﴿۴﴾  

ilayhi marji'ukum jamii'an wa'da allaahi haqqan innahu yabdau alkhalqa tsumma yu'iiduhu liyajziya alladziina aamanuu wa'amiluu alshshaalihaati bialqisthi waalladziina kafaruu lahum syaraabun min hamiimin wa'adzaabun aliimun bimaa kaanuu yakfuruuna

4. Hanya kepadaNyalah kamu semuanya akan kembali; sebagai janji yang benar daripada Allah, sesungguhnya Allah menciptakan makhluk pada permulaannya kemudian mengulanginya (menghidupkannya) kembali (sesudah berbangkit), agar Dia memberi pembalasan kepada orang-orang yang beriman dan yang mengerjakan amal saleh dengan adil. Dan untuk orang-orang kafir disediakan minuman air yang panas dan azab yang pedih disebabkan kekafiran mereka.
 
 
surah / surat : Yunus Ayat : 5
هُوَ
Dia
ٱلَّذِى
yang
جَعَلَ
menjadikan
ٱلشَّمْسَ
matahari
ضِيَآءً
bersinar
وَٱلْقَمَرَ
dan bulan
نُورًا
bercahaya
وَقَدَّرَهُۥ
dan Dia tetapkannya
مَنَازِلَ
tempat-tempat beredar
لِتَعْلَمُوا۟
agar kamu mengetahui
عَدَدَ
bilangan
ٱلسِّنِينَ
tahun
وَٱلْحِسَابَ
dan perhitungan
مَا
tidak
خَلَقَ
menciptakan
ٱللَّهُ
Allah
ذَٰلِكَ
demikian
إِلَّا
kecuali/melainkan
بِٱلْحَقِّ
dengan benar/hak
يُفَصِّلُ
Dia menjelaskan
ٱلْءَايَٰتِ
ayat-ayat/tanda-tanda
لِقَوْمٍ
bagi kaum
يَعْلَمُونَ
mereka mengetahui

هُوَ الَّذِىۡ جَعَلَ الشَّمۡسَ ضِيَآءً وَّالۡقَمَرَ نُوۡرًا وَّقَدَّرَهٗ مَنَازِلَ لِتَعۡلَمُوۡا عَدَدَ السِّنِيۡنَ وَالۡحِسَابَ‌ؕ مَا خَلَقَ اللّٰهُ ذٰلِكَ اِلَّا بِالۡحَـقِّ‌ۚ يُفَصِّلُ الۡاٰيٰتِ لِقَوۡمٍ يَّعۡلَمُوۡنَ‏ ﴿۵﴾  

huwa alladzii ja'ala alsysyamsa dhiyaa-an waalqamara nuuran waqaddarahu manaazila lita'lamuu 'adada alssiniina waalhisaaba maa khalaqa allaahu dzaalika illaa bialhaqqi yufashshilu al-aayaati liqawmin ya'lamuuna

5. Dia-lah yang menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya dan ditetapkan-Nya manzilah-manzilah (tempat-tempat) bagi perjalanan bulan itu, supaya kamu mengetahui bilangan tahun dan perhitungan (waktu). Allah tidak menciptakan yang demikian itu melainkan dengan hak [669]. Dia menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya) kepada orang-orang yang mengetahui.

[669] Maksudnya: Allah menjadikan semua yang disebutkan itu bukanlah dengan percuma, melainkan dengan penuh hikmah.
 
 
surah / surat : Yunus Ayat : 6
إِنَّ
sesungguhnya
فِى
didalam
ٱخْتِلَٰفِ
pertukaran
ٱلَّيْلِ
malam
وَٱلنَّهَارِ
dan siang
وَمَا
dan apa
خَلَقَ
menciptakan
ٱللَّهُ
Allah
فِى
di
ٱلسَّمَٰوَٰتِ
langit
وَٱلْأَرْضِ
dan bumi
لَءَايَٰتٍ
sungguh tanda-tanda
لِّقَوْمٍ
bagi kaum
يَتَّقُونَ
mereka bertakwa

اِنَّ فِى اخۡتِلَافِ الَّيۡلِ وَالنَّهَارِ وَمَا خَلَقَ اللّٰهُ فِى السَّمٰوٰتِ وَالۡاَرۡضِ لَاٰيٰتٍ لِّـقَوۡمٍ يَّتَّقُوۡنَ‏ ﴿۶﴾  

inna fii ikhtilaafi allayli waalnnahaari wamaa khalaqa allaahu fii alssamaawaati waal-ardhi laaayaatin liqawmin yattaquuna

6. Sesungguhnya pada pertukaran malam dan siang itu dan pada apa yang diciptakan Allah di langit dan di bumi, benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan-Nya) bagi orang-orang yang bertakwa.
 
 
surah / surat : Yunus Ayat : 7
إِنَّ
sesungguhnya
ٱلَّذِينَ
orang-orang yang
لَا
tidak
يَرْجُونَ
mereka mengharapkan
لِقَآءَنَا
pertemuan dengan Kami
وَرَضُوا۟
dan mereka rela/puas
بِٱلْحَيَوٰةِ
dengan kehidupan
ٱلدُّنْيَا
dunia
وَٱطْمَأَنُّوا۟
dan/serta merasa tentram
بِهَا
dengannya
وَٱلَّذِينَ
dan orang-orang yang
هُمْ
mereka
عَنْ
dari
ءَايَٰتِنَا
ayat-ayat Kami
غَٰفِلُونَ
orang-orang yang lalai

اِنَّ الَّذِيۡنَ لَا يَرۡجُوۡنَ لِقَآءَنَا وَرَضُوۡا بِالۡحَيٰوةِ الدُّنۡيَا وَاطۡمَاَنُّوۡا بِهَا وَالَّذِيۡنَ هُمۡ عَنۡ اٰيٰتِنَا غٰفِلُوۡنَۙ‏ ﴿۷﴾  

inna alladziina laa yarjuuna liqaa-anaa waradhuu bialhayaati alddunyaa waithma-annuu bihaa waalladziina hum 'an aayaatinaa ghaafiluuna

7. Sesungguhnya orang-orang yang tidak mengharapkan (tidak percaya akan) pertemuan dengan Kami, dan merasa puas dengan kehidupan dunia serta merasa tenteram dengan kehidupan itu dan orang-orang yang melalaikan ayat-ayat Kami,
 
 
surah / surat : Yunus Ayat : 8
أُو۟لَٰٓئِكَ
mereka itu
مَأْوَىٰهُمُ
tempat mereka
ٱلنَّارُ
neraka
بِمَا
dengan apa/disebabkan
كَانُوا۟
adalah mereka
يَكْسِبُونَ
mereka kerjakan

اُولٰٓٮِٕكَ مَاۡوٰٮهُمُ النَّارُ بِمَا كَانُوۡا يَكۡسِبُوۡنَ‏ ﴿۸﴾  

ulaa-ika ma/waahumu alnnaaru bimaa kaanuu yaksibuuna

8. mereka itu tempatnya ialah neraka, disebabkan apa yang selalu mereka kerjakan.
 
 
surah / surat : Yunus Ayat : 9
إِنَّ
sesungguhnya
ٱلَّذِينَ
orang-orang yang
ءَامَنُوا۟
beriman
وَعَمِلُوا۟
dan mereka beramal
ٱلصَّٰلِحَٰتِ
kebajikan/saleh
يَهْدِيهِمْ
memberi petunjuk mereka
رَبُّهُم
Tuhan mereka
بِإِيمَٰنِهِمْ
karena keimanan mereka
تَجْرِى
mengalir
مِن
dari
تَحْتِهِمُ
bawah mereka
ٱلْأَنْهَٰرُ
sungai-sungai
فِى
dalam
جَنَّٰتِ
surga
ٱلنَّعِيمِ
kenikmatan

اِنَّ الَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡا وَ عَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ يَهۡدِيۡهِمۡ رَبُّهُمۡ بِاِيۡمَانِهِمۡ‌ۚ تَجۡرِىۡ مِنۡ تَحۡتِهِمُ الۡاَنۡهٰرُ فِىۡ جَنّٰتِ النَّعِيۡمِ‏ ﴿۹﴾  

inna alladziina aamanuu wa'amiluu alshshaalihaati yahdiihim rabbuhum bi-iimaanihim tajrii min tahtihimu al-anhaaru fii jannaati alnna'iimi

9. Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal saleh, mereka diberi petunjuk oleh Tuhan mereka karena keimanannya [670], di bawah mereka mengalir sungai-sungai di dalam syurga yang penuh keni'matan.

[670] Maksudnya: diberi petunjuk oleh Allah untuk mengerjakan amal-amal yang menyampaikan surga.
 
 
surah / surat : Yunus Ayat : 10
دَعْوَىٰهُمْ
doa mereka
فِيهَا
didalamnya
سُبْحَٰنَكَ
Maha Suci Engkau
ٱللَّهُمَّ
ya Allah
وَتَحِيَّتُهُمْ
dan penghormatan mereka
فِيهَا
didalamnya
سَلَٰمٌ
salam sejahtera
وَءَاخِرُ
dan akhir/penutup
دَعْوَىٰهُمْ
doa mereka
أَنِ
ialah
ٱلْحَمْدُ
segala puji
لِلَّهِ
bagi Allah
رَبِّ
Tuhan
ٱلْعَٰلَمِينَ
semesta alam

دَعۡوٰٮهُمۡ فِيۡهَا سُبۡحٰنَكَ اللّٰهُمَّ وَ تَحِيَّـتُهُمۡ فِيۡهَا سَلٰمٌ‌ۚ وَاٰخِرُ دَعۡوٰٮهُمۡ اَنِ الۡحَمۡدُ لِلّٰهِ رَبِّ الۡعٰلَمِيۡنَ‏ ﴿۱۰﴾  

da'waahum fiihaa subhaanaka allaahumma watahiyyatuhum fiihaa salaamun waaakhiru da'waahum ani alhamdu lillaahi rabbi al'aalamiina

10. Do'a [671] mereka di dalamnya ialah: "Subhanakallahumma" [672], dan salam penghormatan mereka ialah: "Salam" [673]. Dan penutup do'a mereka ialah: "Alhamdulilaahi Rabbil 'aalamin [674].

[671] Maksudnya: puja dan puji mereka kepada Allah.

[672] Artinya: Maha Suci Engkau, wahai Tuhan kami.

[673] Artinya: sejahtera dari segala bencana

[674] Artinya: segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.