Surah » Yunus » Jumlah Ayat: 109
![]() |
| walaw yu'ajjilu allaahu lilnnaasi alsysyarra isti'jaalahum bialkhayri laqudhiya ilayhim ajaluhum fanadzaru alladziina laa yarjuuna liqaa-anaa fii thughyaanihim ya'mahuuna |
Dengarkan
|
| 11. Dan kalau sekiranya Allah menyegerakan kejahatan bagi manusia seperti permintaan mereka untuk menyegerakan kebaikan, pastilah diakhiri umur mereka. Maka Kami biarkan orang-orang yang tidak mengharapkan pertemuan dengan Kami, bergelimangan di dalam kesesatan mereka. |
![]() |
| wa-idzaa massa al-insaana aldhdhurru da'aanaa lijanbihi aw qaa'idan aw qaa-iman falammaa kasyafnaa 'anhu dhurrahu marra ka-an lam yad'unaa ilaa dhurrin massahu kadzaalika zuyyina lilmusrifiina maa kaanuu ya'maluuna |
Dengarkan
|
| 12. Dan apabila manusia ditimpa bahaya dia berdo'a kepada Kami dalam keadaan berbaring, duduk atau berdiri, tetapi setelah Kami hilangkan bahaya itu daripadanya, dia (kembali) melalui (jalannya yang sesat), seolah-olah dia tidak pernah berdo'a kepada Kami untuk (menghilangkan) bahaya yang telah menimpanya. Begitulah orang-orang yang melampaui batas itu memandang baik apa yang selalu mereka kerjakan. |
![]() |
| walaqad ahlaknaa alquruuna min qablikum lammaa zhalamuu wajaa-at-hum rusuluhum bialbayyinaati wamaa kaanuu liyu/minuu kadzaalika najzii alqawma almujrimiina |
Dengarkan
|
| 13. Dan sesungguhnya Kami telah membinasakan umat-umat sebelum kamu, ketika mereka berbuat kezaliman, padahal rasul-rasul mereka telah datang kepada mereka dengan membawa keterangan-keterangan yang nyata, tetapi mereka sekali-kali tidak hendak beriman. Demikianlah Kami memberi pembalasan kepada orang-orang yang berbuat dosa. |
![]() |
| tsumma ja'alnaakum khalaa-ifa fii al-ardhi min ba'dihim linanzhura kayfa ta'maluuna |
Dengarkan
|
| 14. Kemudian Kami jadikan kamu pengganti-pengganti (mereka) di muka bumi sesudah mereka, supaya Kami memperhatikan bagaimana kamu berbuat. |
![]() |
| wa-idzaa tutlaa 'alayhim aayaatunaa bayyinaatin qaala alladziina laa yarjuuna liqaa-anaa i/ti biqur-aanin ghayri haadzaa aw baddilhu qul maa yakuunu lii an ubaddilahu min tilqaa-i nafsii in attabi'u illaa maa yuuhaa ilayya innii akhaafu in 'ashaytu rabbii 'adzaaba yawmin 'azhiimin |
Dengarkan
|
| 15. Dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat Kami yang nyata, orang-orang yang tidak mengharapkan pertemuan dengan Kami berkata: "Datangkanlah Al-Qur'an yang lain dari ini [675] atau gantilah dia [676]". Katakanlah: "Tidaklah patut bagiku menggantinya dari pihak diriku sendiri. Aku tidak mengikut kecuali apa yang diwahyukan kepadaku. Sesungguhnya aku takut jika mendurhakai Tuhanku kepada siksa hari yang besar (kiamat)". [675] Maksudnya: datangkanlah kitab yang baru untuk kami baca yang tidak ada di dalamnya hal-hal kebangkitan kubur, hidup sesudah mati dan sebagainya. [676] Maksudnya: gantilah ayat-ayat yang menerangkan siksa dengan ayat-ayat yang menerangkan rahmat, dan yang mencela tuhan-tuhan kami dengan yang memujinya dan sebagainya. |
![]() |
| qul law syaa-a allaahu maa talawtuhu 'alaykum walaa adraakum bihi faqad labitstu fiikum 'umuran min qablihi afalaa ta'qiluuna |
Dengarkan
|
| 16. Katakanlah: "Jikalau Allah menghendaki, niscaya aku tidak membacakannya kepadamu dan Allah tidak (pula) memberitahukannya kepadamu". Sesungguhnya aku telah tinggal bersamamu beberapa lama sebelumnya [677]. Maka apakah kamu tidak memikirkannya? [677] Maksudnya: sebelum Al-Qur'an diturunkan |
![]() |
| faman azhlamu mimmani iftaraa 'alaa allaahi kadziban aw kadzdzaba bi-aayaatihi innahu laa yuflihu almujrimuuna |
Dengarkan
|
| 17. Maka siapakah yang lebih zalim daripada orang yang mengada-adakan kedustaan terhadap Allah atau mendustakan ayat-ayatNya? Sesungguhnya, tiadalah beruntung orang-orang yang berbuat dosa. |
![]() |
| waya'buduuna min duuni allaahi maa laa yadhurruhum walaa yanfa'uhum wayaquuluuna haaulaa-i syufa'aaunaa 'inda allaahi qul atunabbi-uuna allaaha bimaa laa ya'lamu fii alssamaawaati walaa fii al-ardhi subhaanahu wata'aalaa 'ammaa yusyrikuuna |
Dengarkan
|
| 18. Dan mereka menyembah selain daripada Allah apa yang tidak dapat mendatangkan kemudharatan kepada mereka dan tidak (pula) kemanfa'atan, dan mereka berkata: "Mereka itu adalah pemberi syafa'at kepada kami di sisi Allah". Katakanlah: "Apakah kamu mengabarkan kepada Allah apa yang tidak diketahui-Nya baik di langit dan tidak (pula) dibumi [678]?" Maha Suci Allah dan Maha Tinggi dan apa yang mereka mempersekutukan (itu). [678] Kalimat ini adalah ejekan terhadap orang-orang yang menyembah berhala, yang menyangka bahwa berhala-berhala itu dapat memberi syafaat Allah. |
![]() |
| wamaa kaana alnnaasu illaa ummatan waahidatan faikhtalafuu walawlaa kalimatun sabaqat min rabbika laqudhiya baynahum fiimaa fiihi yakhtalifuuna |
Dengarkan
|
| 19. Manusia dahulunya hanyalah satu umat, kemudian mereka berselisih [679]. Kalau tidaklah karena suatu ketetapan yang telah ada dari Tuhanmu dahulu [680], pastilah telah diberi keputusan di antara mereka, [681] tentang apa yang mereka perselisihkan itu. [679] Maksudnya: manusia pada mulanya hidup rukun, bersatu dalam satu agama, sebagai satu keluarga. Tetapi setelah mereka berkembang biak dan setelah kepentingan mereka berlain-lain, timbullah berbagai kepercayaan yang menimbulkan perpecahan. Oleh karena itu Allah mengutus rasul yang membawa wahyu dan untuk memberi petunjuk kepada mereka. Baca ayat 213 surat Al-Baqarah. [680] Ketetapan Allah itu ialah bahwa, perselisihan manusia di dunia itu akan diputuskan di akhirat. [681] Maksudnya: diberi keputusan di dunia. |
![]() |
| wayaquuluuna lawlaa unzila 'alayhi aayatun min rabbihi faqul innamaa alghaybu lillaahi faintazhiruu innii ma'akum mina almuntazhiriina |
Dengarkan
|
| 20. Dan mereka berkata: "Mepada tidak diturunkan kepadanya (Muhammad) suatu keterangan (mu'jizat) dari Tuhannya?" Maka katakanlah: "Sesungguhnya yang ghaib itu [682] kepunyaan Allah, sebab itu tunggu (sajalah) olehmu, sesungguhnya aku bersama kamu termasuk orang-orang yang manunggu. [682] Yang dimaksud dengan "yang ghaib" di sini ialah mu'jizat. |


Dengarkan







